Selasa, 16 September 2014

Siapakah yang Lebih Jelek?

Siapakah yang lebih Jelek?

Ada suatu kisah seorang santri yg menuntut ilmu pd seorang kyai.bertahun - tahun telah ia lewati hingga sampai pada suatu ujian terakhir. Ia menghadap Kyai untuk ujian tsb..

Kyai : "Hai fulan, kau telah menempuh semua tahapan belajar dan tinggal satu ujian,kalau kamu bisa menjawab berarti kamu lulus",kata Kyai

Fulan : "Baik pak Kyai, apa pertanyaannya?"

Kyai : "Kamu cari orang / makhluk yang LEBIH JELEK dari kamu, kamu aku beri waktu 3hari".

Akhirnya santri tsb meninggalkan pondok untuk melaksanakan tugas dan mencari jawaban atas pertanyaan Kyai-nya.

Hari pertama,
Santri bertemu dgn pemabuk berat yg dapat dikatakan hampir tiap hari mabuk-mabukan.
Santripun berkata dlm hati, "inilah orang yang lebih jelek dari saya, aku telah beribadah puluhan tahun sedang dia mabuk-mabukan terus". Tetapi sesampainya ia dirumah, timbul dlm pikirannya, " belum tentu, sekarang mungkin si pemabuk itu melanggar syari'at siapa tahu pada akhir hayatnya Allah memberinya hidayah dan dia khusnul khotimah. Dan mungkin aku sekarang memang banyak ibadah tetapi pada akhir hayat dikehendaki su'ul khotimah,bagaimana? Dia belum tentu lebih jelek dari saya.

Hari kedua,
Santri keluar rumah dan ketemu dengan seekor anjing yang menjijikkan rupanya, sudah bulunya kusut, kudisan dsb.
Santri bergumam, "ketemu sekarang yang lebih jelek dari saya, anjing ini sudah haram dimakan, kudisan, jelek lagi".

Santri gembira karena telah dapat jawaban atas pertanyaan kyai-nya. Namun ketika akan tidur ba'da isya, dia merenung " anjing itu kalau mati, habis perkara dia. Dia tak akan dimintai pertanggung jawaban atas perbuatannya oleh Allah, sedangkan saya pasti akan dimintai tanggung jawab yang sangat berat yang jika saya berbuat banyak dosa, saya akan masuk neraka.
"Aku tak lebih baik dari anjing itu".

Hari ketiga,
Akhirnya santri menghadap kyai. Kyai bertanya, " sudahkah mendapat jawaban atas pertanyaanku hai fulan?"

"Sudah kyai" santri menjawab. "
ternyata orang yang paling jelek adalah saya kyai".

Sang Kyai tersenyum, " kamu dinyatakan lulus"

✏✏

Pelajaran yg dapat kita petik adalah
✏ selama kita masih sama-sama hidup, kita tak boleh merasa lebih baik dari makhluk / orang lain, karena kita tidak tahu bagaimana akhir hayat kita nanti..

✏ bukan tugas kita men-judge orang lain, karena belum tentu kita bisa menghakimi diri sendiri.. ^_^